Nama kelompok : 1. Anggi Dwi Purnama N. , 2. Dewi Triadiah R, 3. Melin Rombe P. , 4. Nanda Pratiwi , 5. Ryo Irwanto Ong . Kelas : X-MIA 2
1. a. di dalam lapisan kulit bumi sekitar 3-4 km dibawah permukaaan. b. Minyak bumi dan gas alam diduga berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang mati sekitar 150 juta tahun yang lalu. c. kurang lebih 150 juta tahun . d.Sisa-sisa organisme itu mengendap di dasar laut, kemudian ditutupi oleh lumpur yang lambat laun mengeras karena tekanan lapisan diatasnya sehingga berubah menjadi batuan. Sementara itu bakteri anaerob menguraikan sisa-sisa organisme itu sehingga menjadi minyak bumi dan gas yang terperangkap di antara lapisan-lapisan kulit bumi. Proses pembentukan minyak bumi dan gas ini membutuhkan waktu yang sangat lama.
2. a. Destilasi Fraksinasi Minyak Bumi b. Prinsip dasar penyulingan bertingkat adalah perbedaan titik didih di antara fraksi-fraksi minyak mentah. Jika selisih titik didih tidak berbeda jauh maka penyulingan tidak dapat diterapkan Hidrokarbon yang memiliki titik didih paling rendah akan terpisah lebih dulu, disusul dengan hidrokarbon yang memiliki titik didih lebih tinggi. teknik pemisahan minyak bumi menjadi komponen-komponen nya yaitu dengan, destilasi dan desalting. c. 1. Senyawa Golongan Alkana Senyawa alkana merupakan komponen utama minyak bumi. Pada suhu kamar, metana dan etana berupa gas. Metana dan etana merupakan komponen utama LNG. Sementara itu, propana dan butana merupakan komponen utama LPG berbentuk cair.[1] Golongan alkana yang tidak bercabang terbanyak adalah n–oktana, sedang alkana bercabang terbanyak adalah isooktana (2,2,4–trimetilpentana). –––– 2. Senyawa Golongan sikloalkana Senyawa sikloalkana merupakan komponen terbesar kedua setelah n-alkana. Senyawa sikloalkana yang paling banyak terdapat pada minyak bumi yaitu siklopentana dan sikloheksana.
3. Senyawa Golongan Hidrokarbon Aromatik Golongan hidrokarbon aromatik yang terdapat dalam minyak bumi adalah benzena. Hanya sedikit senyawa aromatik dengan titik didih rendah dalam minyak bumi.
4. Senyawa isoalkana Hanya sedikit isoalkana yang terkandung dalam minyak bumi. 5. Senyawa-senyawa Lain Senyawa-senyawa mikro yang lain, seperti senyawa belerang berkisar 0,01 – 7%, senyawa nitrogen berkisar 0,01 – 0,9%, senyawa oksigen berkisar 0,06 – 0,4%, dan mengandung sedikit senyawa organologam yang mengandung logam vanadium dan nikel. d. Lilin, pelumas, minyak tanah, bensin ,kerosin, solar, aspal, LPG , aftur,minyak bakar. e. karena, bensin merupakan bahan bakar transportasi dan mudah meledak. sehingga tidak cocok sebagai bahan bakar rumah tangga.
Nama kelompok : 1. Anggi Dwi Purnama N. , 2. Dewi Triadiah R, 3. Melin Rombe P. , 4. Nanda Pratiwi , 5. Ryo Irwanto Ong .
BalasHapusKelas : X-MIA 2
1. a. di dalam lapisan kulit bumi sekitar 3-4 km dibawah permukaaan.
b. Minyak bumi dan gas alam diduga berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang mati sekitar 150 juta tahun yang lalu.
c. kurang lebih 150 juta tahun .
d.Sisa-sisa organisme itu mengendap di dasar laut, kemudian ditutupi oleh lumpur yang lambat laun mengeras karena tekanan lapisan diatasnya sehingga berubah menjadi batuan. Sementara itu bakteri anaerob menguraikan sisa-sisa organisme itu sehingga menjadi minyak bumi dan gas yang terperangkap di antara lapisan-lapisan kulit bumi. Proses pembentukan minyak bumi dan gas ini membutuhkan waktu yang sangat lama.
2. a. Destilasi Fraksinasi Minyak Bumi
b. Prinsip dasar penyulingan bertingkat adalah perbedaan titik didih di antara fraksi-fraksi minyak mentah. Jika selisih titik didih tidak berbeda jauh maka penyulingan tidak dapat diterapkan Hidrokarbon yang memiliki titik didih paling rendah akan terpisah lebih dulu, disusul dengan hidrokarbon yang memiliki titik didih lebih tinggi.
teknik pemisahan minyak bumi menjadi komponen-komponen nya yaitu dengan, destilasi dan desalting.
c. 1. Senyawa Golongan Alkana
Senyawa alkana merupakan komponen utama minyak bumi. Pada suhu kamar, metana dan etana berupa gas. Metana dan etana merupakan komponen utama LNG. Sementara itu, propana dan butana merupakan komponen utama LPG berbentuk cair.[1] Golongan alkana yang tidak bercabang terbanyak adalah n–oktana, sedang alkana bercabang terbanyak adalah isooktana (2,2,4–trimetilpentana).
––––
2. Senyawa Golongan sikloalkana
Senyawa sikloalkana merupakan komponen terbesar kedua setelah n-alkana. Senyawa sikloalkana yang paling banyak terdapat pada minyak bumi yaitu siklopentana dan sikloheksana.
3. Senyawa Golongan Hidrokarbon Aromatik
Golongan hidrokarbon aromatik yang terdapat dalam minyak bumi adalah benzena. Hanya sedikit senyawa aromatik dengan titik didih rendah dalam minyak bumi.
4. Senyawa isoalkana
Hanya sedikit isoalkana yang terkandung dalam minyak bumi.
5. Senyawa-senyawa Lain
Senyawa-senyawa mikro yang lain, seperti senyawa belerang berkisar 0,01
– 7%, senyawa nitrogen berkisar 0,01 – 0,9%, senyawa oksigen berkisar 0,06
– 0,4%, dan mengandung sedikit senyawa organologam yang mengandung logam vanadium dan nikel.
d. Lilin, pelumas, minyak tanah, bensin ,kerosin, solar, aspal, LPG , aftur,minyak bakar.
e. karena, bensin merupakan bahan bakar transportasi dan mudah meledak. sehingga tidak cocok sebagai bahan bakar rumah tangga.
bu kelompok kami sudah mengerjakan lks 3 . jawabannya ada pada komentar di lks 3. terimakasih
BalasHapus